Surabaya, Portal-Nasional.Com
Pemberdayaan masyarakat diberbagai bidang masih terus digalakkan. Tampak kegiatan itu terlihat di halaman joglo Kantor Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan. Dikemas dalam thema “pelatihan pembentukan usaha kecil menengah (UKM) kue basah/kering”. Berlangsung mulai 19 Maret – 7 April 2011. Tampak cakupan bidang kegiatan yang beragam itu memberikan peluang kepada warga yang ingin mengembangkan ke arah usaha mandiri. Seperti pelatihan dasar menjahit dan membatik menggunakan alat canting elektrik menjadikan motivasi tersendiri bagi para remaja maupun ibu-ibu rumah tangga. Sehingga nantinya akan menambah penghasilan ekonomi rumah tangganya. Karena pelatihan itu juga mengajarkan tentang pembuatan keripik pisang, tempe, singkong, ketela rambat dan pohon. Menariknya juga menciptakan pembentukan UKM saridele, pembibitan tanaman dan sayur yang masuk dalam kategori tanaman hortikultura.
Diakui Lurah Karah, Gatot Samsul Hadi, kegiatan tersebut yang melibatkan peserta dari PKK, kader lingkungan, dan keluarga miskin (Gakin), diseponsori oleh PT. Pembangkit Listrik Jawa – Bali (PJB) dengan total dana Rp 18.240.000 juta. Disamping dana, diberikan juga peralatan sebagai penunjang kegiatan diantaranya 2 unit gerobak dorong, 2 unit mesin jahit, alat penggorengan, box kripik, blender dan lainnya. Para pengajar seluruhnya berasal dari warga Karah. Tidak hanya itu, kerjasama dengan para mahasiswa Universitas Airlangga juga terjalin dengan baik.
“Saya merasa lego dengan kegiatan ini bisa mempercepat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan tumbuhnya UKM baru di Karah. Sehingga harapan Ibu Walikota Surabaya dalam mempercepat peningkatan UKM di level RT, RW, dan kelurahan kian terwujud,” ujar Gatot Samsul Hadi ditemui di ruang kerjanya belum lama ini. Sayangnya Munir yang menjabat sebagai Manager Bidang Humas dan CSR PT. PJB (Persero) belum bisa ditemui. “Maaf saya dalam beberapa hari ini banyak kesibukan belum bisa ditemui. Selepas hari Rabu (30/3) saja kita ketemu,” ujar Munir via telepon. (ab)



